8 Buah Rendah Gula Ini Bantu Jaga Gula Darah Tetap Stabil Saat Diet
MEDAN, iNewsMedan.id - Masyarakat yang sedang menjalani program diet kini memiliki opsi camilan sehat melalui konsumsi buah-buahan dengan kadar gula alami yang rendah.
Selain menjaga stabilitas gula darah, jenis buah tertentu diketahui tetap mampu memenuhi kebutuhan nutrisi harian tanpa memicu lonjakan glukosa yang signifikan.
Melansir data dari Verywell Health pada Senin (12/1/2026), pemilihan buah yang tepat menjadi faktor krusial bagi pelaku diet dan penderita diabetes.
Meskipun mengandung gula alami (fruktosa), beberapa jenis buah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah serta kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan.
Berikut adalah daftar delapan buah rendah gula yang dapat diintegrasikan ke dalam menu harian:
1. Stroberi
Stroberi memiliki kandungan gula hanya sekitar 7 gram per cangkir. Buah ini kaya akan vitamin C dan serat untuk mendukung sistem pencernaan.
2. Semangka
Meski terasa sangat manis, kandungan air yang tinggi membuat kadar gula semangka hanya berkisar 9–10 gram per cangkir.
3. Ceri
Dalam satu porsi cangkir, ceri mengandung sekitar 8 gram gula dan antioksidan tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.
4. Delima
Delima mengandung sekitar 12 gram gula per cangkir. Buah ini menjadi sumber antioksidan kuat untuk melindungi sel tubuh dari radikal bebas.
5. Melon
Dengan kadar gula 8–11 gram per cangkir, melon menjadi pilihan segar yang kaya akan vitamin A dan C.
6. Jeruk Mandarin
Satu buah jeruk Mandarin berukuran sedang mengandung sekitar 9–10 gram gula. Buah ini juga efektif dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh.
7. Pir
Satu buah pir berukuran sedang mengandung 10–12 gram gula. Kandungan seratnya yang tinggi membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.
8. Apel
Meskipun mengandung 13–15 gram gula, serat larut pada apel berfungsi memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.
Sebagai informasi, kunci utama dalam mengonsumsi buah saat diet bukanlah menghindari jenis tertentu, melainkan menjaga kontrol porsi.
Pengaturan porsi yang tepat memungkinkan tubuh mendapatkan manfaat maksimal dari nutrisi buah tanpa risiko kelebihan kalori atau gula.
Editor : Jafar Sembiring