Perkuat Ekonomi Digital Inklusif, Perusahaan Ini Alokasikan Dana Rp100 M bagi Ratusan Ribu Mitra
Komitmen Rp100 miliar tersebut diimplementasikan melalui tiga pilar utama:
1. Babak Pertama: Menjaga Rasa Aman (BPJS Ketenagakerjaan Gratis)
Grab memfasilitasi pembayaran iuran JKK dan JKM bagi ratusan ribu Mitra Pengemudi berprestasi melalui skema BPJS Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah (BPU). Hal ini memungkinkan mitra bekerja dengan lebih tenang tanpa terbebani biaya premi.
2. Babak Kedua: Memberi Makna (Bonus Hari Raya 2026)
Menjelang momen Idul Fitri, Grab menyiapkan Bonus Hari Raya (BHR) bagi mitra yang konsisten memberikan layanan terbaik. BHR ini bersifat apresiasi tambahan di luar pendapatan rutin, mencerminkan semangat kemitraan yang adil.
3. Babak Ketiga: Melangkah Bersama (Mitra Naik Kelas)
Melalui GrabAcademy, mitra didorong mengembangkan keterampilan baru. Program ini terbukti sukses; lebih dari 3.400 mitra pengemudi kini telah bertransformasi menjadi mitra merchant (pemilik usaha kuliner), dan 1.700 mitra GrabBike berhasil naik kelas menjadi mitra GrabCar.
Dalam sambutannya Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dida Gardera menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong perluasan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal, termasuk mereka yang berada di ekosistem ekonomi digital.
"Konsep tiga babak yang diinisiasi oleh Grab ini bisa menjadi contoh yang baik, karena hal ini juga mendukung upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial pekerja informal," ujarnya.
Editor : Jafar Sembiring