get app
inews
Aa Text
Read Next : Status Darurat Medan Belum Diperpanjang, Pemko Fokus Pemulihan

Mendagri Apresiasi Pemulihan Medan: Pemerintahan dan Perputaran Ekonomi Kembali Berjalan

Selasa, 13 Januari 2026 | 05:25 WIB
header img
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengikuti Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Provinsi Sumatera Utara. Foto: Dok Pemko Medan

MEDAN, iNewsMedan.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyatakan bahwa kondisi Kota Medan telah kembali normal setelah sempat terdampak banjir besar. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Provinsi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (12/1/2026).

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, hadir langsung dalam rapat yang dipimpin oleh Mendagri selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) tersebut. Dalam arahannya, Tito mengungkapkan bahwa dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, terdapat 18 daerah yang terdampak banjir. Namun, beberapa wilayah termasuk Kota Medan, Kota Binjai, Kota Padang Sidimpuan, dan Kabupaten Asahan kini telah pulih.

"Sudah ada beberapa daerah yang kembali normal, bahkan sudah kembali berjalan sempurna seperti Kota Medan," kata Tito.

Menurut Tito, indikator pemulihan daerah terlihat dari berjalannya kembali roda pemerintahan, kelancaran pelayanan publik, akses jalan darat yang terbuka, serta denyut ekonomi yang mulai berputar kembali.

"Sudah kami cek langsung dan saat ini beberapa daerah tersebut sudah kembali normal," ujar Tito.

Terkait daerah yang belum sepenuhnya pulih, Mendagri menegaskan akan segera melakukan normalisasi dengan mengerahkan kekuatan yang ada. Ia juga menginstruksikan para kepala daerah untuk mempercepat pendataan, terutama bagi warga yang masih berada di posko pengungsian.

"Lakukan dengan cepat, kalau ada yang kurang nanti bisa diusulkan kembali sehingga warga yang masih tinggal di tenda pengungsian ini bisa dibantu untuk secepatnya kembali ke tempat yang lebih layak untuk ditinggali," ujarnya. Data tersebut nantinya akan menjadi basis percepatan penyaluran bantuan lanjutan.

Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, Gubernur Sumut Bobby Nasution, Wakil Gubernur Sumut Surya, serta unsur Forkopimda dan kepala daerah se-Sumatera Utara.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut