Haru! Relawan Laznas AQL Peduli Tembus Pedalaman Aceh Tamiang demi Antar Mukena dan Pakaian
MEDAN, iNewsMedan.id - Pascabanjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, kebutuhan akan pakaian dan perlengkapan ibadah menjadi hal yang sangat mendesak. Merespons kondisi tersebut, Laznas AQL Peduli bergerak cepat menyusuri wilayah pedalaman untuk menyalurkan bantuan sandang ke dua dusun terpencil, yakni Dusun Alur Jambu dan Dusun Batang Ara, Selasa (6/1/2025).
Bantuan yang disalurkan meliputi mukena, pakaian layak pakai, celana, serta kebutuhan sandang lainnya guna membantu warga yang kehilangan harta benda akibat diterjang banjir.
Tim Lapangan Laznas AQL Peduli, Eko mengatakan bahwa fokus penyaluran kali ini sengaja menyasar wilayah terpencil karena akses yang sulit seringkali membuat bantuan terlambat sampai. Menurutnya, bantuan sandang memiliki nilai urgensi yang setara dengan bahan pangan dalam kondisi pascabencana.
"Bantuan sandang ini tidak kalah penting, karena pascabanjir besar banyak warga yang hanya memiliki pakaian yang melekat di badan. Banyak peralatan ibadah mereka yang hilang atau rusak terendam lumpur," kata Eko, Kamis (8/1/2026).
Apresiasi mendalam datang dari warga Dusun Alur Jambu. Andi, salah seorang penerima manfaat, mengungkapkan rasa harunya saat tim relawan tiba di lokasi yang jauh dari ibu kota kabupaten tersebut.
"Alhamdulillah, perjuangan relawan untuk sampai ke tempat kami ini sangat luar biasa. Jarak kami sangat jauh dari ibu kota Aceh Tamiang. Bantuan pakaian ini sangat kami butuhkan karena masih banyak warga di sini yang kekurangan pakaian," ucap Andi.
Pendiri Laznas AQL Peduli, KH. Bachtiar Nasir, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus hadir membersamai masyarakat yang sedang diuji bencana. Hal senada disampaikan oleh Koordinator AQL Wilayah Aceh - Sumatera Utara, Affan.
"Kami terus berupaya hadir dan mendampingi masyarakat terdampak hingga kondisi berangsur pulih. Kami tidak hanya fokus di pusat kota, tapi juga memastikan warga di pelosok mendapatkan bantuan yang sama," tutur Affan.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban psikologis dan fisik warga agar mereka dapat kembali beraktivitas dan beribadah dengan layak di tengah masa pemulihan.
Editor : Jafar Sembiring