Kalah Telak 7-2, Pemain Putra Jaya Pasuruan Tendang Dada Penggawa Perseta Tulungagung
BANGKALAN, iNewsMedan.id - Laga babak 32 besar Liga 4 Zona Jawa Timur di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (5/1/2026), diwarnai aksi kekerasan brutal yang menyebabkan seorang pemain Perseta Tulungagung terkapar di tengah lapangan. Pemain tersebut menjadi korban "tendangan kungfu" yang dilayangkan oleh penggawa Putra Jaya Pasuruan tepat ke arah dadanya.
Insiden tersebut terjadi saat perebutan bola sengit di lini tengah. Pemain Putra Jaya Pasuruan yang diduga tersulut emosi tiba-tiba melakukan terjangan kaki yang mendarat telak di tubuh pemain Perseta. Akibat hantaman keras itu, korban langsung terjatuh dan mengerang kesakitan hingga harus mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya ditandu ke pinggir lapangan.
Wasit yang memimpin pertandingan langsung mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan kartu merah bagi pelaku pelanggaran. Kericuhan sempat nyaris pecah ketika ofisial dan pemain kedua tim terlibat adu mulut, namun situasi berhasil diredam oleh pihak keamanan.
Aksi brutal ini diduga dipicu oleh rasa frustrasi pemain Putra Jaya karena timnya tertinggal jauh. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor mencolok 7-2 untuk kemenangan Perseta Tulungagung.
Tensi Tinggi di Pertandingan Lain
Kondisi serupa terlihat pada laga kedua di stadion yang sama antara Perseba Bangkalan melawan Baruna Nusantara Banyuwangi. Meski tidak ada insiden tendangan kungfu, laga tetap berlangsung keras dengan banyak benturan fisik akibat tensi tinggi. Pertandingan ini berakhir imbang dengan skor 1-1.
Editor : Jafar Sembiring