50 Ton Bantuan PT Rapala Mengalir ke Langkat dan Aceh Tamiang
“Saat ini pada kondisi kritis ada beberapa kegiatan perusahaan seperti pemanenan yang dihentikan karena kondisi yang tidak memungkinkan. Namun pada beberapa daerah yang tidak terdampak dan kondisinya memungkinkan, kita juga mulai melakukan kegiatan seperti pengiriman buah,” ungkapnya.
Kembali soal bantuan, seluruh bantuan yang disalurkan diprioritaskan pada kebutuhan dasar warga, sebagai bentuk aksi tanggap darurat pasca bencana.
Dari hasil pantauan hingga saat ini warga masih membutuhkan bantuan ketersediaan air bersih, bantuan tenaga medis, obat-obatan, pakaian layak, sarana sanitasi serta pemulihan ekonomi warga termasuk trauma healing pasca bencana.
“Semoga, semua pihak dapat bahu-membahu membantu saudara-saudara kita yang terdampak, sehingga pemulihan dapat segera dilaksanakan dengan cepat,” tutup Beatus.
Editor : Ismail