Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jembatan Ambruk di Sei Musam, Perbaikan Langsung Dikebut
Advertisement . Scroll to see content

50 Ton Bantuan PT Rapala Mengalir ke Langkat dan Aceh Tamiang

Jum'at, 12 Desember 2025 | 09:53 WIB
  • author Ismail
50 Ton Bantuan PT Rapala Mengalir ke Langkat dan Aceh Tamiang
50 Ton Bantuan PT Rapala Mengalir ke Langkat dan Aceh Tamiang dalam 15 Hari Pasca Bencana. Foto: Istimewa

LANGKAT, iNewsMedan.id- Dalam kurun waktu 15 hari pasca bencana, perusahaan perkebunan PT Rapala terus mengirimkan bantuan kepada para korban banjir di Kabupaten Langkat dan Aceh Tamiang. Total bantuan yang dikirimkan dalam kurun waktu tersebut mencapai 50 ton logistik berupa sembako dan perlengkapan bayi.

Pengiriman bantuan terbaru dilakukan oleh perusahaan yang dipimpin oleh Paul Baja M Siahaan tersebut kepada warga korban banjir di Kecamatan Bendahara, banda Mulia dan Seruay, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu, 10 Desember 2025 siang.

Bongkar muat bantuan dikirim dari Kantor Direksi Medan dilakukan di Gudang dan Kantor PT Rapala Kebun Sei iyu, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang dan diterima langsung oleh Area Manager Wilayah II PT Rapala, Kariman Silaen dan Manager Kebun Slamet Pranoto untuk didistribusikan kepada warga masyarakat.

Adapun paket bantuan yg diberikan terdiri dari beras, mie instan, minyak goreng, gula, susu, air mineral, telur, sarden, kecap dan popok bayi, sejumlah pakaian layak serta dibeberapa wilayah ada pula bantuan dalam bentuk deterjen dan disinfektan.

“Seluruh bantuan akan disalurkan ke 20 desa terdampak banjir di wilayah yang jauh dari pusat kota bahkan terisolasi yang berada di seputaran kecamatan Bendahara dan Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang” kata Kariman Silaen.

Untuk menjangkau lokasi para korban, puluhan karyawan dilengkapi dengan truck pengangkutan dan mobil double cabin serta sepeda motor trail kebun Rapala menyisir beberapa desa untuk memastikan pendistribusian bantuan tepat sasaran. Kondisi medan sangat berat karena sejumlah lokasi desa masih terendam air dan lumpur akibat tanggul Sungai Tamiang jebol dan beberapa jembatan penghubung desa juga terputus.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut