get app
inews
Aa Text
Read Next : Menteri LH Warning 68 Perusahaan di Sumatra: Audit Lingkungan atau Izin Dicabut

Tragedi Sumatra Lahirkan Green Merah Putih, Dorong Perpres Wajib Cuan 4% untuk Bumi

Selasa, 09 Desember 2025 | 14:38 WIB
header img
Sekelompok pecinta alam lintas profesi mendirikan organisasi Green Merah Putih, sebuah gerakan yang menyerukan aksi kolektif dan solusi. Foto: Ist pendanaan masif.

JAKARTA, iNewsMedan.id – Rentetan bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menjadi alarm keras tentang krisis lingkungan di Indonesia. Merespons kondisi darurat ini, sekelompok pecinta alam lintas profesi mendirikan organisasi Green Merah Putih, sebuah gerakan yang menyerukan aksi kolektif dan solusi pendanaan masif.

Inisiator Green Merah Putih, Fauzan Rachmansyah, menyatakan bahwa bencana di Sumatra termasuk banjir Sumut adalah peringatan serius akibat kelalaian kolektif terhadap isu lingkungan hidup. Ia menegaskan, perbaikan lingkungan adalah prasyarat mutlak bagi masa depan negara.

"Indonesia Emas 2045 tidak terlepas dari situasi lingkungan hidup negara kita. Jangan kita kena economic trap yang malah mengorbankan lingkungan, kerugiannya terlalu besar dan biaya recovery-nya lebih dalam," tegas Fauzan saat diskusi di Kemang, Jakarta Selatan, Senin (8/12/2025).

Anggaran vs Kebutuhan: Jarak 4000 Tahun

Fauzan menyoroti jurang pendanaan yang menganga lebar dalam penanganan perubahan iklim. Menurut data Kementerian Keuangan tahun 2024, Indonesia membutuhkan Rp4.000 triliun untuk mengatasi masalah perubahan iklim.

"Sementara itu, Anggaran Kementerian Lingkungan Hidup hanya Rp1,4 triliun. Kalau dipakai 1 triliun saja, butuh waktu 4.000 tahun untuk menyelesaikan masalah ini. Solusi tidak akan tercapai jika hanya bersandar pada anggaran negara," kritiknya.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut