Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dorong Ketahanan Energi Nasional Lewat Cadangan Migas Baru
Advertisement . Scroll to see content

Pertamina Diprediksi Akan Mampu Selesaikan Lebih Cepat Masalah Distribusi BBM di Wilayah Bencana

Jum'at, 05 Desember 2025 | 14:09 WIB
  • author Ismail
Pertamina Diprediksi Akan Mampu Selesaikan Lebih Cepat Masalah Distribusi BBM di Wilayah Bencana
Mobil tangki Pertamina melintasi jalur di Sumatera untuk menyalurkan pasokan BBM. Foto: Dok Pertamina Patra Niaga

“Melihat totalitas dalam menangani krisis di tiga provinsi ini, saya yakin Pertamina bisa menyelesaikan masalah lebih cepat. Mereka sudah punya protokol, pengalaman, dan tim yang siap diterjunkan kapan saja,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa strategi paling penting untuk memastikan kelancaran suplai BBM bukan hanya pada sisi teknis distribusi, tetapi juga kolaborasi antarinstansi. “Koordinasi dan sinergi antar lembaga adalah kunci. Semua sumber daya harus dikonsolidasikan secara optimal untuk menghasilkan solusi yang cepat, efisien, dan efektif. Dukungan sosialisasi, penyuluhan, serta pemanfaatan media sosial juga penting agar masyarakat mendapat informasi yang benar,” jelasnya.

Di sisi lain, Marwan menyoroti fenomena kenaikan harga eceran BBM dan praktik penimbunan yang kerap muncul saat bencana terjadi. Ia menilai perlu ada ketegasan dari aparat penegak hukum agar situasi tidak semakin sulit bagi masyarakat. 

“Penegak hukum harus bersikap tegas dengan penerapan sanksi yang setimpal. Ini penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan keadaan,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah yang ditempuh, Marwan yakin bahwa Pertamina pada akhirnya mampu melewati tantangan ini dan memastikan distribusi BBM kembali normal di wilayah-wilayah terdampak. “Saya yakin masalah ini bisa teratasi. Tinggal memastikan koordinasi, disiplin lapangan, dan pengawasan berjalan optimal,” tutupnya.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut