UPDATE Korban Tewas Banjir dan Longsor Sumut 166 Jiwa, Penjarahan Minimarket Terjadi di Sibolga
JAKARTA, iNewsMedan.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru mengenai dampak bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara (Sumut).
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir Sumut ini meningkat tajam yakni: korban tewas mencapai 166 jiwa (bertambah 50 orang dari laporan sebelumnya). Lalu, korban hilang sebanyak 143 jiwa masih dalam pencarian.
Pengumuman ini disampaikan Suharyanto dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Sabtu (29/11/2025).
Suharyanto menjelaskan bahwa kondisi cuaca di wilayah terdampak (Sumut, Sumbar, dan Aceh) dalam dua hari terakhir terpantau cukup cerah. Kondisi ini diharapkan dapat memperlancar proses penanganan tanggap darurat.
Selain itu, penanganan bencana juga didukung oleh Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang telah dilaksanakan selama dua hari menggunakan empat pesawat fixed wing jenis Caravan. Upaya ini dilakukan untuk menekan potensi hujan deras yang dapat memperparah situasi bencana.
Dilaporkan pula adanya insiden penjarahan minimarket oleh korban di Sibolga-Tapteng karena kelaparan dan kepanikan menunggu bantuan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta