get app
inews
Aa Text
Read Next : JHL Foundation Beri Beasiswa 98 Mahasiswa USU untuk Cetak Sarjana Pertanian Masa Depan

Mahasiswa UDA Medan Angkat Bicara Soal Polemik Yayasan, Kuliah Tetap Kondusif

Rabu, 26 Maret 2025 | 12:57 WIB
header img
Mahasiswa UDA Medan Angkat Bicara Soal Polemik Yayasan, Kuliah Tetap Kondusif. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai fakultas di Universitas Darma Agung (UDA) Medan akhirnya buka suara terkait polemik internal yang melanda Yayasan Perguruan Darma Agung. Yayasan ini merupakan milik keluarga TD Pardede dan menaungi UDA serta Institut Sains dan Teknologi TD Pardede (ISTP).

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan kepada wartawan pada Kamis (20/3/2025) di kampus UDA, Jalan DR TD Pardede Medan, para mahasiswa menegaskan bahwa aktivitas perkuliahan di kampus tetap berjalan kondusif dan tidak ada masalah.

"Kalau ada oknum mengaku perwakilan mahasiswa dan menyatakan situasi kampus UDA tidak kondusif itu tidak benar," kata perwakilan BEM dari masing-masing fakultas UDA.

Para pimpinan BEM fakultas tidak menyangkal adanya sedikit polemik di internal pengurus yayasan. Namun, mereka memastikan bahwa kegiatan perkuliahan tetap berjalan normal.

"Kami minta teman-teman mahasiswa tidak usah resah. Kita berdoa agar semua persoalan di internal yayasan cepat selesai," ujar mereka.

Para perwakilan BEM fakultas berharap agar polemik di internal yayasan segera berakhir dan tidak merugikan mahasiswa yang sedang menjalani aktivitas perkuliahan.

Hugo Sagala dari BEM Fakultas Teknik mengungkapkan kesedihannya jika polemik ini berlarut-larut. "Kami sangat mencintai UDA karena itu wajar jika kami merasa prihatin kalau UDA mendapat masalah," kata Sagala mewakili rekan-rekannya. 

Ia khawatir jika konflik internal yayasan terus berlanjut, dampaknya akan dirasakan oleh mahasiswa. "Sebenarnya kami para mahasiswa tidak mau mencampuri urusan yayasan. Cuma, janganlah sampai merugikan kami para mahasiswa. Kami ingin menjadi lulusan dari kampus yang kami cintai ini tanpa harus ada lagi rasa was-was dan khawatir dalam mengikuti kegiatan akademik," harapnya.

Ketua BEM Fakultas Hukum, Nirwana Tarigan, sependapat bahwa meskipun ada kabar dualisme di tubuh yayasan, sejauh ini tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan perkuliahan. Ia mengakui bahwa beberapa mahasiswa, terutama di Fakultas Hukum, sempat resah dengan kabar tersebut. Namun, berkat mediasi dan arahan dari pihak dekan dan Wakil Rektor III, mahasiswa Fakultas Hukum telah mendapatkan penjelasan mengenai kondisi terkini di Darma Agung. 

"Prinsipnya, segala aktivitas perkuliahan sampai saat ini berjalan seperti biasa. Dan masalah adanya dualisme paling hanya sempat membuat orangtua kami bertanya soal nasib ke depan. Dan, saya secara pribadi menyampaikan kepada orangtua saya bahwa kampus baik-baik saja dan semua kegiatan perkuliahan berjalan baik," katanya.

Ketua BEM FKIP, Doretus Bago, mengimbau seluruh mahasiswa UDA, khususnya mahasiswa FKIP, untuk tidak terprovokasi oleh berbagai informasi yang berkembang mengenai konflik yayasan. 

"Banyak informasi yang beredar bahwa kampus UDA ada masalah maupun banyak lainnya yang membuat resah. Saya berharap agar mahasiswa UDA khususnya dari FKIP tak terpancing dan terprovokasi kabar itu. Kita baik-baik saja. Dan jika ingin tahu informasi itu bisa berdiskusi dengan BEM maupun dengan pihak Rektorat biar tidak menimbulkan kekhawatiran," harapnya.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut