Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dinkes Sumut Temukan 27 Kasus Super Flu, Balita dan Lansia yang Paling Rentan
Advertisement . Scroll to see content

Dugaan Kekerasan Anak di Nias Selatan, Dinkes Sumut: Kondisi Kaki dan Tulang Bawaan Lahir

Jum'at, 31 Januari 2025 | 14:07 WIB
  • author Ismail
Dugaan Kekerasan Anak di Nias Selatan, Dinkes Sumut: Kondisi Kaki dan Tulang Bawaan Lahir
Petugas P3AKB dan tenaga medis mendampingi anak korban dugaan kekerasan di Nias Selatan yang menjalani perawatan di rumah sakit.

MEDAN, iNewsMedan.id – Dugaan kasus kekerasan terhadap anak perempuan berusia 10 tahun di Nias Selatan terus diselidiki. Anak tersebut telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan setelah kasusnya viral di media sosial. 

Dalam video yang beredar, kondisi kaki korban tampak tidak normal, memicu dugaan bahwa ia mengalami kekerasan bertahun-tahun. Namun, Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara, dr. Nelly Fitriani, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan kelainan itu merupakan bawaan lahir. 

"Hasil rontgen sudah keluar. Dari foto thorax, ditemukan kelainan tulang belakang melengkung, yang merupakan kelainan kongenital atau bawaan lahir. Pada kaki juga tidak tampak ada patahan, jadi kondisi tersebut sudah ada sejak lahir," jelas dr. Nelly, Jumat (31/1). 

Ia menambahkan bahwa anak itu juga mengalami stunting dan memiliki bentuk kaki O. "Namun, secara umum kondisinya dalam keadaan sehat dan tidak memerlukan rujukan ke RSUP Haji Adam Malik," katanya. 

Meski begitu, dugaan kekerasan tetap menjadi perhatian. "Anak mengaku pernah dipukul oleh keluarganya. Dari hasil visum di puskesmas, ditemukan tanda memar di paha yang diduga akibat pukulan," ungkap dr. Nelly. 

Saat ini, Polres Nias Selatan telah menahan salah satu anggota keluarga untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, pendampingan terhadap anak akan dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB).

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut