Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 39 Tahun Rawat Keberagaman, YP SIM Salurkan Rp71 Miliar untuk Pendidikan Anak Kurang Mampu
Advertisement . Scroll to see content

Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Penghapusan Zonasi dalam PPDB Masih Dikaji

Sabtu, 23 November 2024 | 13:07 WIB
  • author Ismail
Mendikdasmen Abdul Mu'ti:  Penghapusan Zonasi dalam PPDB Masih Dikaji
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti (tengah) saat kunjungan kerja di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda Medan, Sabtu (23/11). (iNewsMedan.id/Ismail)

Anggota DPR: Zonasi Harus Memperhatikan Prinsip Keadilan

Sementara itu, Sofyan Tan, anggota Komisi X DPR RI, menegaskan pentingnya mempertimbangkan prinsip keadilan dan keterpihakan dalam evaluasi sistem zonasi. Menurutnya, zonasi membantu memastikan akses pendidikan bagi kelompok yang kurang mampu.

"Kalau zonasi dihapus begitu saja, sekolah-sekolah favorit akan dikuasai oleh segelintir orang yang punya kuota tertentu. Orang-orang kecil yang pintar tidak akan mendapat kesempatan," kata Sofyan.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun pemerataan kualitas sekolah sebagai solusi jangka panjang. "Jangan hanya menumpuk bantuan di sekolah-sekolah yang sudah bagus. Kita perlu membangun sekolah dengan standar yang sama di daerah-daerah terpencil," ujarnya.

DPR akan terus memantau dan mengkaji usulan penghapusan sistem zonasi ini. Sofyan menegaskan, keputusan akhir harus berdasarkan kajian akademis dan mendengarkan aspirasi masyarakat.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut