Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kenalkan Ini Okan, CEO Daster Cilik dari Pasar Aur Kuning Bukittinggi Bikin Dompet Emak-Emak Jebol
Advertisement . Scroll to see content

Operator Eksavator Tewas Usai Diterjang Air Bah di Kelok Hantu

Kamis, 25 April 2024 | 17:55 WIB
  • author Rus Akbar
Operator Eksavator Tewas Usai Diterjang Air Bah di Kelok Hantu
Satu operator excavator ditemukan meninggal dunia usai diterjang air bah dari hulu Gunung Marapi saat memperbaiki gorong-gorong di jalan lintas Padang-Bukittinggi, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar atau tepatnya di Kelok Hantu, sekira pukul 15.10 WIB. Foto: Ist

TANAH DATAR, iNewsMedan.id - Seorang operator excavator ditemukan tewas usai diterjang air bah dari hulu Gunung Marapi saat memperbaiki gorong-gorong di jalan lintas Padang-Bukittinggi, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar atau tepatnya di Kelok Hantu, sekira pukul 15.10 WIB.

Menurut Camat X Koto, M. Yahya kejadian itu berawal saat debit air di Kelok Hantu Aia Angek mendadak meninggi, mengakibatkan satu unit eskavator yang sedang bekerja bersama operatornya bernama Rasyid (60) dihantam air deras.

“Informasi dilapangan, korban sedang membersihkan alur yg ada di bawah, kemudian tiba tiba datang air, sempat berusaha naik tapi pijakan alatnya longsor dan korban tidak sempat keluar dari alat berat,” katanya, Kamis (25/4/2024).

Korban baru ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 16.30 WIB dan langsung dievakuasi. Menurut informasi yang diterima korban hanyut sejauh tiga kilometer dari lokasi awal. Korban adalah operator alat berat (mini excavator), yang di sewa oleh BPJN, dari PT. Statika Mitra Sarana (Padang).

 

Sementara gorong-gorong yang diperbaiki itu pernah tersumbat, ketika terjadi banjir lahar dingin Gunung Marapi merusak jalan di Kelok Hantu tersebut dan beberapa ruas jalan amblas. 

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut