Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pawai Etnis hingga Alunan Biola, Bandara Kualanamu Siap Manjakan Penumpang Jelang HUT RI ke-81
Advertisement . Scroll to see content

Inilah Tradisi Pemakaman Unik di Indonesia, Nomor 2 Melaksanakan Upacara Pembakaran Jenazah

Selasa, 04 April 2023 | 09:00 WIB
  • author Kiki Oktaliani
Inilah Tradisi Pemakaman Unik di Indonesia, Nomor 2 Melaksanakan Upacara Pembakaran Jenazah
Upacara Ngaben. (Foto: Info Budaya)

JAKARTA, iNewsMedan.id - Terdapat tradisi pemakaman unik di Indonesia. Salah satunya, Ngaben atau upacara pembakaran jenazah di Bali.

Hal ini terlihat dari beberapa tradisi pemakaman unik yang ada di beberapa daerah di Indonesia. Adapun salah satu pemakaman unik tersebut yaitu ada yang dibakar, disimpan di gua atau tebing, dan lainnya.

Penasaran seperti apa tradisi pemakaman unik di Indonesia? Berikut ulasannya dirangkum pada Sabtu (1/4/2023).

1. Mepasah, Desa Trunyan

Di Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, kabupaten Bangli, Bali ada tradisi pemakaman yang berbeda dari umat Hindu pada umumnya di Bali, ataupun pemakaman pada umumnya di Indonesia. Masyarakat di desa ini tidak menguburkan jenazah di dalam tanah, melainkan membiarkannya tergeletak di bawah pohon Menyan.

Setiap jenazah ini akan dibuatkan lubang sekitar 10-20 cm, menghindari agar jasad tidak bergeser, karena kontur tanah yang tidak rata. Kemudian, jasad ditutupi dengan kain, dan dikelilingi anyaman bambu berbentuk prisma yang dinamakan ancak saji. Tata cara pemakaman seperti ini di desa adat Trunyan disebut dengan Mepasah.

2. Upacara Ngaben, Bali

Ngaben merupakan upacara pembakaran jenazah untuk umat Hindu di Bali. Prosesi Ngaben sering dilakukan secara megah lengkap dengan iring-iringannya. Salah satu tujuan dilakukan upacara ini adalah untuk melepaskan roh, dari dunia mengembalikan unsur jasmani dari manusia atau unsur Panca Maha Butha ke alam semesta, serta sebagai bentuk keikhlasan keluarga yang ditinggalkan. 

Editor: Odi Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut