Mahasiswa Diminta Melek Investasi
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPD GMNI Sumut sekaligus pemateri, Hexa Hutapea, mengatakan mahasiswa dan pemuda perlu memahami investasi agar mampu melihat peluang ekonomi sekaligus menilai dampaknya secara kritis.
Menurut Hexa, pembahasan investasi pertambangan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan perusahaan, tetapi juga manfaat yang berpotensi dirasakan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Ia mencontohkan sejumlah program PT Dairi Prima Mineral (DPM), perusahaan pertambangan yang beroperasi di Kabupaten Dairi, termasuk program beasiswa ke luar negeri bagi anak-anak dari masyarakat setempat.
Hexa mengatakan, program beasiswa DPM ke luar negeri membuka peluang bagi anak-anak dari masyarakat setempat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Melalui program beasiswa ke luar negeri dari DPM, anak-anak dari masyarakat setempat memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Hexa.
Selain pendidikan, ia juga menyinggung dukungan perusahaan terhadap petani dan masyarakat di sekitar wilayah investasi. Menurutnya, berbagai bentuk dukungan tersebut menjadi bagian dari manfaat yang perlu diketahui mahasiswa saat membahas investasi.
Karena itu, Hexa menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman mahasiswa dan pemuda mengenai investasi agar mereka dapat melihat peluang ekonomi yang tersedia sekaligus memahami dampaknya bagi masyarakat.
“Fokus kita bagaimana mahasiswa atau pemuda itu melek terhadap investasi,” pungkasnya.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
