MEDAN, iNewsMedan.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus mengintensifkan pemantauan terhadap kondisi stok dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah peningkatan konsumsi.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, stok BBM di sejumah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah tersebut dipastikan masih tersedia. Proses pengiriman BBM dari terminal pasokan pun hingga kini terus berlangsung secara berkala.
Di sepanjang jalur lintas Kabupaten Mandailing Natal, terdapat 7 SPBU yang beroperasi melayani masyarakat. Enam di antaranya menyalurkan produk Biosolar. Khusus di wilayah Panyabungan yang merupakan ibu kota kabupaten, terdapat 3 SPBU yang melayani penyaluran produk Solar.
Peningkatan kepadatan kendaraan di beberapa SPBU terindikasi terjadi akibat melonjaknya permintaan BBM pada jam-jam tertentu, terutama pada pagi dan sore hari.
Data Pertamina mencatat adanya kenaikan konsumsi yang signifikan. Jika dibandingkan dengan rata-rata penyaluran harian periode Januari–September 2026, realisasi hingga 18 Oktober 2026 menunjukkan penyaluran Biosolar meningkat 9,8 persen, dari 87,4 ribu liter per hari menjadi 96 ribu liter per hari. Sementara itu, penyaluran Dexlite melonjak 39,9 persen, dari 7,4 ribu liter per hari menjadi 10,35 ribu liter per hari.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
