Dari Kemiskinan dan Diskriminasi, Lahir Perjuangan Membangun Sekolah Inklusif

Ismail
Sofyan Tan berbagi kisah perjuangan membangun pendidikan inklusif untuk memutus rantai kemiskinan dan diskriminasi dalam Live Podcast Ashoka Asia Tenggara di Medan, Minggu, 18 Oktober 2026. Foto: Istimewa

Menurut Sofyan Tan, proses panjang tersebut kini telah menghasilkan perkembangan besar. YPSIM disebut memiliki aset pendidikan senilai ratusan miliar rupiah dan telah membantu lebih dari 7.500 anak asuh, serta melahirkan ribuan sarjana dan puluhan dokter dari keluarga kurang mampu.

“Butuh waktu sangat lama untuk membangun dan melahirkan ini semua. Hari ini, dari modal nekat dan dukungan jejaring pembaharu, YPSIM telah memiliki aset pendidikan senilai ratusan miliar dan, yang paling berharga, melahirkan lebih dari 7.500 anak asuh serta mencetak ribuan sarjana dan puluhan dokter dari keluarga miskin,” katanya.

Dalam kegiatan yang sama, pendiri Kiddos Explorer, Deasy M. Sitompul, berbagi pengalaman membangun komunitas pembelajaran alternatif berbasis keluarga dan homeschooling. Ia menilai anak-anak perlu mendapat ruang belajar yang memungkinkan mereka berinteraksi dengan orang-orang dari latar belakang sosial, usia, dan budaya yang berbeda.

Deasy juga menekankan bahwa upaya mendidik anak tidak harus menunggu tersedianya seluruh fasilitas. Inisiatif dapat dimulai dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar.

“Ketika kita ingin fokus mendidik anak dan menciptakan perubahan, jangan menunggu semua sarana tersedia. Gunakan apa yang ada, dan jika belum ada, buatlah inisiatif itu sendiri,” tuturnya.

Pengalaman kedua pegiat pendidikan tersebut memperlihatkan beragam cara untuk mendorong perubahan melalui pembelajaran. Bagi Sofyan Tan, pendidikan inklusif menjadi jalan untuk memperluas kesempatan anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus membangun lingkungan yang menghargai perbedaan.

Editor : Ismail

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network