Layanan Stroke, Saraf, Tulang, dan Sendi berstandart Internasional Hadir di Medan

Mayfazri
Layanan Stroke, Saraf, Tulang, dan Sendi berstandart Internasional Hadir di Medan. (Istimewa)

MEDAN, iNewsMedan.id – Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya Medan menghadirkan layanan unggulan berstandart internasional untuk penanganan gangguan saraf, tulang, dan sendi melalui pembukaan layanan Rawat Jalan Lantai 8. Integrasi ini memungkinkan pasien mendapatkan layanan mulai dari pemeriksaan, tindakan medis, hingga rehabilitasi dalam satu lokasi, Kamis (15/10/2026).

Layanan tersebut mencakup Neuroscience Center, Orthopaedic Center, dan Medical Rehabilitation. Pengembangan ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan spesialis, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan gangguan saraf dan sistem gerak secara menyeluruh.

Kebutuhan terhadap layanan tersebut terlihat dari data kesehatan di Sumatera Utara. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi stroke berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk berusia 15 tahun ke atas di Sumatera Utara mencapai 6,6 per 1.000 penduduk.

Sementara itu, Profil Kesehatan Sumatera Utara 2024 mencatat 250.743 kasus gangguan tulang belakang dan punggung serta 147.425 kasus pengapuran sendi pada layanan rawat jalan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL).

Neuroscience Center menyediakan layanan penanganan gangguan saraf dan pembuluh darah otak, termasuk stroke, aneurisma, tumor otak, cedera kepala, gangguan tulang belakang, dan nyeri saraf. Layanan ini didukung dokter spesialis saraf dan bedah saraf, fasilitas pemeriksaan CT Scan dan MRI, ruang tindakan neurointervensi, serta layanan kegawatdaruratan stroke selama 24 jam.

Untuk gangguan tulang dan sistem gerak, Orthopaedic Center menangani berbagai kondisi, mulai dari pengapuran sendi, cedera olahraga, kelainan tulang belakang, patah tulang, hingga kebutuhan penggantian sendi. Metode penanganan ditentukan berdasarkan kondisi klinis pasien, termasuk penggunaan teknik minimal invasif apabila sesuai dengan indikasi medis.

Adapun Medical Rehabilitation menyediakan program pemulihan bagi pasien pascastroke, pascaoperasi tulang dan sendi, cedera olahraga, serta nyeri kronis. Program rehabilitasi dirancang sesuai kebutuhan setiap pasien oleh dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi bersama tim fisioterapis, terapis okupasi, dan terapis wicara.

Ketiga layanan tersebut menggunakan pendekatan one-stop service untuk mengoordinasikan proses perawatan, mulai dari konsultasi dan pemeriksaan hingga tindakan medis dan rehabilitasi. Kolaborasi antarspesialis diharapkan membantu memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien dan mendukung proses pemulihan secara berkelanjutan.

Pengembangan layanan ini juga didukung rekam jejak rumah sakit dalam penanganan stroke. Pada April 2026, Siloam Dhirga Surya Medan memperoleh sertifikasi Advanced Stroke Center dari World Stroke Organization (WSO). Pihak rumah sakit menyatakan pengakuan tersebut menjadikannya rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi itu.

Sebelumnya, rumah sakit tersebut juga meraih tiga Diamond Award dalam WSO Angels Awards secara berturut-turut pada Kuartal III 2025, Kuartal IV 2025, dan Kuartal I 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kualitas penanganan stroke akut berdasarkan indikator mutu internasional.

Executive Director Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya Medan, Hartono Teguh Wijaya, mengatakan pembukaan layanan Rawat Jalan Lantai 8 merupakan upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan spesialis di Medan, termasuk untuk menangani kasus medis yang kompleks.

“Kami ingin masyarakat Medan dan Sumatera Utara memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang komprehensif, termasuk untuk penanganan kasus saraf maupun tulang dan sendi yang kompleks, tanpa harus selalu mencari pilihan pengobatan ke luar kota atau luar negeri,” ujar Hartono.

Ia menjelaskan, kemudahan akses kesehatan tidak hanya berkaitan dengan jarak, tetapi juga ketepatan diagnosis, keputusan medis, dan kesinambungan perawatan. Karena itu, kolaborasi antarspesialis menjadi bagian penting untuk memastikan pasien memperoleh penanganan sesuai kondisi klinisnya, mulai dari diagnosis hingga pemulihan.

Rumah sakit juga berupaya memperkuat jejaring rujukan di Pulau Sumatera melalui kerja sama dengan tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan mitra, perusahaan, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya. Langkah ini diharapkan memperluas akses masyarakat dari Sumatera Utara, Aceh, Riau, dan wilayah sekitarnya terhadap layanan spesialis yang sesuai dengan kebutuhan medis.

Melalui integrasi layanan saraf, ortopedi, dan rehabilitasi, Siloam Dhirga Surya Medan berupaya menghadirkan proses perawatan yang lebih terkoordinasi, mulai dari pemeriksaan awal hingga pemulihan, dengan mengutamakan kebutuhan klinis pasien.

Editor : Chris

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network