Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan, Sereiviana Faradillah, turut menjadi bagian dari jajaran Dinas Kesehatan yang terlibat dalam penguatan program tersebut. Dalam pemaparan mengenai pelaksanaan tracing TBC, disampaikan bahwa salah satu kendala yang dihadapi adalah ketidaksesuaian antara kriteria masyarakat yang seharusnya diperiksa dan peserta yang hadir di lokasi skrining.
Sebagian masyarakat yang diundang tidak hadir karena merasa malu atau terkendala jarak menuju lokasi pemeriksaan. Selain itu, terdapat peserta yang hadir tetapi tidak sesuai dengan kriteria sasaran yang telah ditetapkan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi pencapaian indikator program.
Karena itu, dukungan pemerintah kecamatan dan kelurahan diperlukan untuk membantu proses edukasi, pendataan, serta pendampingan masyarakat yang menjadi sasaran pemeriksaan.
Dinas Kesehatan menegaskan pentingnya dukungan pemerintah kewilayahan agar masyarakat yang menjalani skrining benar-benar sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.
“Dengan koordinasi kewilayahan ini kita meminta atau memohon bantuan dari kewilayahan sehingga nanti seperti yang disampaikan Pak Kadis tadi, yang datang untuk dilakukan skrining itu adalah yang memang sesuai dengan kriteria.”
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
