Akademisi USU: Program Tebus Ijazah Buka Peluang Kerja, Tapi Butuh Pengawasan

Jafar
Akademisi USU Roy Fachraby Ginting mendukung program tebus ijazah bagi warga kurang mampu di Medan, namun mengingatkan agar anggaran Pemko tidak disalahgunakan, Sabtu (10/10/2026). Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Roy Fachraby Ginting, mengapresiasi kebijakan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, terkait program tebus ijazah bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Menurut Roy, langkah tersebut merupakan tindakan konkret dalam membantu masyarakat mengatasi beban biaya pendidikan sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di Kota Medan.

Ia menilai, ijazah merupakan dokumen vital bagi lulusan sekolah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun saat memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, kendala finansial dalam pengambilan ijazah tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.

"Program tebus ijazah ini sejalan dengan tujuan dasar pendidikan, yaitu mengembangkan potensi diri, membentuk kepribadian, serta menyiapkan generasi muda agar mandiri dan siap menghadapi tantangan hidup," ujar Roy, Sabtu (10/10/2026).

Ia menambahkan, kemudahan akses terhadap ijazah akan membuka peluang lebih luas bagi para siswa untuk memperoleh pekerjaan yang layak, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga mereka.

Editor : Jafar Sembiring

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network