Wabah DBD di Tengah Pemulihan Bencana Tapteng: 590 Kasus, Lima Orang Penyintas Meninggal

Junaidin Zai
Gereja GKPI di Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang dikelilingi gelondongan kayu usai diterjang banjir pada November 2025 lalu. Foto: Junaidin Zai/iNewsMedan.id

MEDAN, iNewsMedan.id - Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), telah menewaskan lima orang sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026.

Pelaksana tugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Tapteng, Lisnawati Panjaitan, mengatakan dari lima orang yang meninggal merupakan dua anak-anak, dua remaja dan satu orang dewasa.

Seluruh pasien yang meninggal sebelumnya telah dianjurkan menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, menurut dia, keluarga pasien menolak perawatan tersebut.

"Lima pasien ini tidak mau dirawat di rumah sakit dan mereka sudah menandatangani surat pernyataan enggan dirawat di rumah sakit," kata Lisna kepada iNewsMedan.id, Selasa (15/9/2026).

Menurut Lisna, hingga September masih terdapat sekitar 15 pasien DBD, namun ia membantah jika kondisi DBD di Tapteng saat ini melonjak.

"Kasus DBD tidak tersebar merata di seluruh Tapanuli Tengah," ucapnya.

Editor : Jafar Sembiring

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network