Jangan Cuma Asal Murah, Begini Cara UMKM Dapatkan Harga Modal Lebih Efisien

Jafar
Jangan Cuma Asal Murah, Begini Cara UMKM Dapatkan Harga Modal Lebih Efisien. Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsMedan.id - Di tengah lesunya daya beli masyarakat yang masih berlanjut hingga pertengahan 2026, banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terjebak dalam perang diskon dan program flash sale. Strategi memotong harga jual ini justru berisiko memangkas margin keuntungan secara drastis karena tidak disertai penurunan biaya modal.

Tekanan terhadap pelaku usaha kecil ini tecermin dari data Bank Indonesia per Juni 2026, yang mencatat pertumbuhan kredit usaha kecil hanya sebesar 1% secara tahunan (YoY). Kondisi ini menggambarkan semakin sempitnya ruang gerak UMKM akibat biaya operasional yang tetap tinggi di saat konsumen menahan pengeluaran.

Tingginya harga modal UMKM selama ini dipicu oleh panjangnya rantai distribusi konvensional mulai dari produsen, distributor besar, distributor kecil, hingga ke pedagang eceran. Setiap tahapan distribusi mengambil margin yang akhirnya membebani pelaku usaha di ujung rantai. Oleh karena itu, solusi realistis untuk bertahan saat ini bukan lagi sekadar menjual lebih murah, melainkan memangkas rantai pasok agar mendapatkan harga beli stok yang lebih efisien.

Salah satu peluang besar yang dapat dimanfaatkan UMKM adalah mengakses stok surplus korporasi atau produk re-commerce. Barang surplus ini mencakup kelebihan produksi pabrik, barang hasil pengurangan aset gudang, hingga stok koleksi musim sebelumnya dari merek produk fashion. Produk-produk tersebut dipastikan 100% baru, berkualitas baik, dan layak jual, namun belum tersalurkan ke jalur distribusi utama.

Selama ini, akses ke stok surplus cenderung didominasi pemain besar karena informasinya tersebar di berbagai gudang dan belum terkonsolidasi. Menjawab tantangan tersebut, platform grosir digital Bulky id bagian dari ekosistem Liquid8 hadir untuk menghubungkan UMKM, reseller, dan pedagang eceran secara langsung dengan sumber stok surplus korporasi tanpa perantara berlapis.

Editor : Jafar Sembiring

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network