JAKARTA, iNewsMedan.id- Klaim asuransi kesehatan dan meninggal dunia yang dibayarkan sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai Rp545,2 miliar. Dari total tersebut, Rp433,4 miliar merupakan klaim kesehatan, sedangkan Rp111,8 miliar berupa klaim meninggal dunia.
Data klaim nasabah individu menunjukkan persoalan lain yang cukup mencolok. Sebanyak 55 persen klaim meninggal dunia terjadi pada nasabah berusia 25 hingga 59 tahun, atau masih berada dalam usia produktif.
Rinciannya, 2 persen klaim berasal dari nasabah berusia di bawah 25 tahun, 13 persen pada kelompok usia 25-44 tahun, dan 42 persen pada usia 45-59 tahun. Sementara itu, 43 persen klaim meninggal dunia terjadi pada nasabah berusia 60 tahun ke atas.
Director & Chief Operating & IT Officer MSIG Life, Elly Susanti, mengatakan pembayaran klaim menjadi bagian penting ketika keluarga kehilangan pencari nafkah.
"Saat sebuah keluarga kehilangan pencari nafkahnya, yang mereka butuhkan adalah kepastian, kecepatan, dan kecukupan manfaat untuk melanjutkan rencana yang sudah mereka susun bertahun-tahun. Janji itu kami penuhi hari ini melalui pembayaran klaim, dan kami jaga untuk jangka panjang melalui fondasi finansial yang kuat," ujar Elly dalam keterangannya, Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurut dia, kondisi tersebut tercermin dari rasio Risk Based Capital (RBC) perusahaan yang mencapai 1.382 persen, jauh di atas ketentuan minimum OJK sebesar 120 persen.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
