Kegiatan tersebut berlangsung bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menjadi ruang pertemuan antara kepedulian sosial dengan pemberdayaan masyarakat.
Desa Bawomataluo sendiri memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang menjadi salah satu potensi utama pariwisata Nias Selatan. Kehadiran masyarakat dan wisatawan dalam kegiatan tersebut turut membuka ruang untuk memperkenalkan kehidupan, tradisi, serta potensi ekonomi warga setempat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan Amsarno Satriawan Sarumaha, SH, MH, CGCAE, mengapresiasi keterlibatan BRI dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini memberikan manfaat langsung sekaligus memperkuat kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada BRI yang telah hadir dan mengambil bagian dalam kegiatan di Bawomataluo. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama untuk memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Amsarno.
Ia menilai kehadiran wisatawan mancanegara di Bawomataluo juga menjadi peluang untuk memperkenalkan budaya Nias Selatan sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku UMKM.
Hal senada disampaikan Camat Fanayama Welhellmus Haria, S.Pd., MM, yang menilai kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi budaya dan kehidupan masyarakat Bawomataluo.
Kepala Desa Bawomataluo Teruna Wau mengatakan dukungan terhadap masyarakat dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan ekonomi dan pariwisata desa.
“Kegiatan ini memberikan kebahagiaan bagi masyarakat sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Bawomataluo kepada lebih banyak orang. Kami berharap potensi desa, UMKM dan pariwisata dapat semakin berkembang sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Editor : Chris
Artikel Terkait
