Risiko Geopolitik Melonjak, Perusahaan Dituntut Transparan Ungkap Enam Area Kritis Keuangan

Jafar
Head of Audit & Assurance Services BDO di Indonesia, Indra S. Widodo. (Istimewa)

Managing Partner KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan sekaligus Head of Audit & Assurance Services BDO di Indonesia, Indra S. Widodo, menegaskan pentingnya adaptasi cepat dari manajemen dan auditor.

"Risiko geopolitik kini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata oleh entitas bisnis. Dampak sistemiknya terhadap stabilitas rantai pasok dan volatilitas pasar mengharuskan manajemen untuk melakukan penilaian yang jauh lebih komprehensif terhadap estimasi akuntansi mereka. Di sisi lain, bagi auditor, kondisi ini menuntut penerapan pendekatan audit berbasis risiko yang lebih ketat serta pemeliharaan skeptisisme profesional yang tinggi," ujar Indra dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/8/2026).

Menghadapi situasi ini, auditor dituntut memperbarui penilaian risiko secara berkala, memperketat evaluasi estimasi akuntansi, serta memperkuat pengujian subsequent events. Sementara itu, Komite Audit dan Direksi memegang peran sentral dalam memastikan identifikasi risiko material, pelaksanaan stress testing, dan penguatan pengendalian internal.

Sebagai bagian dari jaringan BDO global, para ahli BDO di Indonesia menyatakan kesiapannya untuk mendampingi perusahaan menavigasi kompleksitas ini melalui solusi pelaporan keuangan dan audit berbasis risiko yang tepercaya.

Editor : Chris

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network