MEDAN, iNewsMedan.id- Rutinitas melayani pasien sejenak berganti dengan suasana kompetisi. Pegawai RSU Haji Medan, dokter hingga peserta koas ikut turun dalam berbagai perlombaan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan diawali pertandingan mini soccer yang berlangsung 11-13 Agustus 2026 di lapangan mini soccer kawasan Jalan Pancing. Pesertanya bukan hanya pegawai, tetapi juga dokter dan peserta koas yang tengah menjalani pendidikan klinis di RSU Haji Medan.
Direktur RSU Haji Medan, dr. Yulinda Elvi Nasution, M.Kes., mengatakan perlombaan tersebut menjadi ruang bagi pegawai dan peserta koas untuk membangun kekompakan di luar rutinitas pekerjaan.
“Perlombaan mini soccer untuk semua pegawai Rumah Sakit Haji yang berminat dan para koas yang sedang koas di Rumah Sakit Haji,” ujar Yulinda, Selasa, 11 Agustus 2026.
Setelah mini soccer, sejumlah lomba lain akan digelar pada 14 Agustus. Peserta akan beradu cepat dalam jalan terompah dan estafet belut, sekaligus menguji kekuatan lewat tarik tambang.
Bukan hanya fisik, kreativitas pegawai juga ikut diuji melalui lomba menghias ruangan. Seluruh ruangan rawat inap di RSU Haji Medan menjadi bagian dari perlombaan yang penilaiannya dilakukan pada 14 Agustus.
“Besok hari kedua ada perlombaan menghias ruangan seluruh ruangan rawat inap. Itu diperlombakan juga,” katanya.
Rangkaian kegiatan juga diisi gerak jalan santai dan senam jantung sehat yang dimulai pukul 07.30 WIB. Untuk jalan terompah, setiap tim terdiri dari lima orang putra atau putri. Estafet belut dimainkan tim campuran beranggotakan lima orang, sedangkan tarik tambang diikuti delapan orang dalam satu tim.
Yulinda mengatakan semangat kompetisi tetap harus dijaga agar tidak berubah menjadi perselisihan. Menurut dia, momentum perayaan kemerdekaan justru harus memperkuat hubungan antarpegawai.
“Harapan saya semoga semua yang berlomba ini, yang bertanding ini, tanpa ada huru-hara, tanpa ada pertengkaran. Kita harus kompak, silaturahmi terjaga, semakin maju, kemudian sama-sama membangun rumah sakit menjadi rumah sakit yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Di balik kemeriahan lomba, Yulinda berharap momentum kemerdekaan juga menjadi pengingat pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan. Ia ingin RSU Haji Medan berkembang sebagai salah satu rumah sakit rujukan yang menjadi pilihan masyarakat Sumatera Utara.
“Untuk dunia kesehatan, semoga pemerintah, terutama Pak Gubernur, semakin meningkatkan kesehatan di Sumatera Utara ini. Pelayanan semakin bagus, khususnya untuk Rumah Sakit Haji menjadi rumah sakit favorit untuk seluruh masyarakat Sumatera Utara, untuk tempat rujukan,” katanya.
Ia menambahkan peningkatan kualitas pelayanan harus tetap menjadi perhatian utama rumah sakit.
“Kami bisa semakin baiklah dalam pelayanan kepada masyarakat,” tutup Yulinda.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
