Seminar ini menghadirkan berbagai narasumber kompeten. Kepala RRI Lhokseumawe memaparkan peran media dalam mendukung halal tourism, sementara Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kota Lhokseumawe mengulas potensi produk lokal dan ketahanan pangan. Dari sisi regulasi, Kementerian Agama Kota Lhokseumawe membahas sertifikasi halal, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM mengulas penguatan UMKM halal yang berdaya saing.
Sebagai wujud dukungan nyata, kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat halal kepada salah satu UMKM lokal. Hal ini menjadi simbol apresiasi sekaligus komitmen bersama dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk daerah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina.
"Inisiatif ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin terkait pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, inovasi industri, dan kemitraan multipihak," pungkasnya.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
