BATU BARA, iNewsMedan.id - Pasca-kecelakaan maut yang melibatkan bus travel Darma Putra di Jalan Tol Lima Puluh–Indrapura pada Minggu (21/6/2026), proses penanganan medis terhadap para korban masih terus berlangsung. Hingga Senin (22/6/2026), belasan penumpang yang mengalami luka-luka dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batu Bara.
Peristiwa tragis yang menimpa rombongan warga Kota Tanjungbalai tersebut mengakibatkan tujuh orang dinyatakan meninggal dunia. Camat Teluk Nibung, Darwansyah, mengonfirmasi bahwa jumlah korban jiwa terus bertambah pascakejadian.
"Hingga tadi malam, jumlah total korban yang meninggal dunia mencapai tujuh orang. Sementara itu, penumpang lainnya yang mengalami luka-luka masih berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," ujar Darwansyah, Senin (22/6/2026).
Kecelakaan tersebut terjadi saat rombongan sedang dalam perjalanan menuju lokasi wisata religi di Kabupaten Langkat. Bus travel yang mengangkut 20 penumpang itu dilaporkan menabrak sebuah truk di jalur tol, yang menyebabkan kerusakan berat pada kendaraan.
Saat ini, pihak Unit Gakkum Satlantas Polres Batu Bara masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Petugas tengah mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kronologi musibah tersebut.
Pihak rumah sakit terus berupaya memberikan pelayanan optimal bagi para korban yang selamat. Sementara itu, dua jenazah pasangan suami istri yang menjadi korban dalam peristiwa ini telah dipulangkan ke rumah duka di Tanjungbalai untuk segera dimakamkan oleh pihak keluarga.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
