Tak hanya itu, konflik keluarga tersebut disebut ikut melibatkan anak mereka akibat perebutan kendaraan.
“Rebutan mobil. Bapaknya bawa mobil, diminta ibunya, akhirnya terjadi dorong-dorongan,” katanya.
Pihak kepolisian sempat mencoba memediasi kedua belah pihak. Namun upaya damai gagal sehingga kasus itu akhirnya dilaporkan ke Propam Polrestabes Medan untuk diproses lebih lanjut.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
