MEDAN, iNewsMedan.id - Kelangkaan minyak goreng subsidi, Minyakita kian mencekik warga di Sumatera Utara, khususnya di wilayah Kota Medan dan Deliserdang. Tidak hanya sulit dicari, harga di pasar tradisional kini dilaporkan melonjak drastis hingga Rp20.000 per kg, melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per kg.
Kondisi ini memicu keresahan luas bagi konsumen rumah tangga dan pedagang kecil yang bergantung pada pasokan minyak murah.
Tim Pemantau Harga Pangan Sumut, Gunawan Benjamin menjelaskan bahwa fenomena ini dipicu oleh tren kenaikan harga Crude Palm Oil (CPO) internasional yang sempat bertengger di atas $1.175 per ton.
"Kenaikan harga CPO memicu lonjakan harga minyak goreng non-subsidi. Otomatis, masyarakat beralih massal ke Minyakita. Lonjakan permintaan inilah yang tidak dibarengi dengan ketersediaan stok di lapangan," ujar Gunawan, Jumat (8/5/2026).
Editor : Chris
Artikel Terkait
