Kecelakaan yang terjadi pada pukul 12.35 WIB ini bermula saat Bus ALS yang melaju dari Lubuklinggau menuju Medan/Pekanbaru tiba-tiba mengeluarkan api.
Dalam situasi mencekam, Alif (sopir bus) membanting kemudi ke kanan jalan untuk menghindari kebakaran yang merambat ke kabin. Namun, manuver tersebut justru membuat bus menghantam truk tangki yang dikemudikan Yanto dari arah berlawanan hingga memicu ledakan besar.
Satlantas Polres Muratara kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap misteri percikan api pertama tersebut.
"Masih kami selidiki secara mendalam mengenai teknis kendaraan sebelum tabrakan terjadi. Kami ingin memastikan penyebab pasti munculnya percikan api pertama kali pada bus ALS tersebut," tegas Kasatlantas Polres Muratara, AKP Karim.
Kabid Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, menyatakan bahwa pihaknya telah merampungkan proses evakuasi dramatis terhadap para korban yang terjepit di struktur kendaraan yang ringsek.
"Total 16 jenazah, yang terdiri dari 14 penumpang bus serta pengemudi dan penumpang truk, telah dibawa ke rumah sakit terdekat," ujar Mugono. Ia menambahkan bahwa proses identifikasi terhadap 12 jenazah lainnya masih terus dilakukan oleh tim medis.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
