Sementara itu, pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan penanganan insiden dilakukan cepat agar perjalanan kereta tetap aman.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut, sekaligus memastikan keselamatan penumpang dan petugas.
“Kami menyampaikan rasa duka yang mendalam atas adanya korban dalam kejadian ini. Seluruh petugas dan penumpang KA Putri Deli dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, insiden terjadi di perlintasan tidak terjaga di kilometer 172+100 antara Stasiun Tanjungbalai dan Kisaran. Akibat tabrakan tersebut, lokomotif mengalami kendala teknis sehingga harus dilakukan pergantian.
“KA Putri Deli kembali diberangkatkan dari Stasiun Kisaran pada pukul 14.41 WIB dengan total keterlambatan 96 menit,” jelasnya.
KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang atas gangguan perjalanan yang terjadi.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Penumpang yang terdampak telah mendapatkan service recovery sesuai ketentuan,” tambah Anwar.
Untuk mencegah kejadian serupa, KAI bersama pemangku kepentingan setempat langsung mengambil langkah pengamanan di lokasi, termasuk melakukan penyempitan akses jalan di perlintasan tersebut.
“Kami berharap ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Keselamatan di perlintasan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
