Sempat Lumpuh Diterjang Cuaca Ekstrem, Listrik Parapat Kini Sudah Normal 100 Persen

Ismail
Masyarakat bahu membahu membantu membersihkan material kayu akibat cuaca ekstrem. (Foto: Istimewa).

PEMATANGSIANTAR, iNewsMedan.id — Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang memicu gangguan listrik di kawasan Parapat dan sekitarnya, Kamis (9/4/2026) sore. 

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.15 WIB itu menyebabkan jaringan listrik terganggu setelah sejumlah pohon tumbang menimpa jaringan tegangan menengah (JTM) di kawasan Panatapan Parapat. 

Dampaknya cukup signifikan. Tiga tiang listrik dilaporkan tumbang, sementara tujuh trafo pada Penyulang TJ.05 ikut terdampak. Sekitar 250 pelanggan pun sempat kehilangan pasokan listrik. 

Meski begitu, dalam kejadian ini dipastikan tidak ada korban jiwa. Di tengah kondisi cuaca yang masih diguyur hujan deras dan medan yang sulit dijangkau, tim gabungan langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan perbaikan. 

Proses penanganan tidak mudah, terutama karena akses menuju titik gangguan cukup menantang dan membutuhkan mobilisasi peralatan berat. 

Perbaikan juga melibatkan kolaborasi dengan masyarakat serta pemerintah setempat, terutama dalam pembersihan material pohon tumbang dan pengamanan area kerja. 

Sinergi ini mempercepat proses pemulihan jaringan yang sempat lumpuh. 

Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Ramses Manalu, mengatakan keberhasilan pemulihan tidak lepas dari kerja keras tim di lapangan. 

“Kami bergerak cepat melakukan penanganan gangguan sejak awal kejadian, meskipun kondisi di lapangan cukup menantang akibat hujan deras dan angin kencang. Berkat kerja keras seluruh tim serta dukungan masyarakat dan pemerintah setempat, sistem kelistrikan di wilayah Parapat telah berhasil dipulihkan dan kembali normal 100 persen pada Jumat, 10 April 2026 pukul 05.41 WIB. Kami juga memastikan seluruh pekerjaan dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan sesuai standar operasional yang berlaku,” ujar Ramses. 

Pemulihan yang berlangsung hingga dini hari itu akhirnya berhasil mengembalikan seluruh pasokan listrik ke pelanggan. Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan pentingnya respons cepat dalam setiap gangguan kelistrikan, terutama yang dipicu faktor cuaca. 

“Keandalan pasokan listrik merupakan fondasi penting bagi kehidupan masyarakat, aktivitas ekonomi, pariwisata, dan pelayanan publik. Karena itu, setiap gangguan yang terjadi, terlebih akibat faktor cuaca ekstrem, harus direspons dengan cepat, terukur, dan mengutamakan keselamatan. Kami juga mengapresiasi dukungan masyarakat serta pemerintah daerah yang turut membantu percepatan proses pemulihan,” kata Mundhakir. 

Ia menambahkan, tantangan sistem kelistrikan ke depan kian kompleks seiring meningkatnya risiko perubahan cuaca. 

“PLN terus memperkuat sistem distribusi dan meningkatkan kesiapsiagaan personel sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan transformasi PLN dalam mendukung agenda transisi energi nasional, di mana keandalan jaringan menjadi elemen penting untuk menopang pembangunan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tambahnya. 

Kini, seluruh wilayah terdampak di Parapat telah kembali terang, setelah sebelumnya sempat lumpuh akibat terjangan cuaca ekstrem.

Editor : Ismail

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network