Kenapa Buka Harus Kurma? Ini Kata Ibnul Qayyim

Vitrianda Hilba Siregar
Ternyata ada alasan luar biasa di balik sunnah berbuka puasa dengan kurma. Foto: Ist

MEDAN, iNewsMedan.id - Ternyata ada alasan luar biasa di balik sunnah berbuka puasa dengan kurma. Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan bahwa Rasulullah memotivasi umatnya agar berbuka dengan kurma (atau air putih jika tidak ada) sebagai bentuk kasih sayang beliau.

"كان يحض على الفطر بالتمر فإن لم يجد فعلى الماء. هذا من كمال شفقته على أمته ونصحهم فإن إعطاء الطبيعة الشيء الحلو مع خلو المعدة أدعى إلى قبوله وانتفاع القوى به." (Zaadul ma'ad 2/64)

Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan sebuah logika sederhana namun cerdas yakni saat perut kosong setelah seharian berpuasa, tubuh membutuhkan sesuatu yang manis agar energi cepat pulih.

Kurma adalah bahan bakar terbaik yang paling mudah diterima tubuh pada saat itu. Jadi, selain dapat pahala sunnah, fisik kita juga jadi lebih kuat dan segar kembali.

Jadi berbuka puasa Ramadhan 2026 dengan kurma bukan sekadar menjalankan tradisi, melainkan memiliki alasan medis dan spiritual yang kuat.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network