Lindungi Finansial dari Penyakit Kronis Lewat Perluasan Akses Layanan Medis

Jafar Sembiring
Sompo Insurance. Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsMedan.id - PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance) memperkuat komitmen perlindungan kesehatan masyarakat guna menghadapi tren kenaikan biaya medis. 

Langkah ini diambil menyusul proyeksi inflasi medis yang tetap tinggi di tingkat nasional maupun regional pada tahun 2026.

Berdasarkan laporan Willis Towers Watson (WTW) mengenai tren kesehatan 2026, inflasi medis di Indonesia diperkirakan melonjak sekitar 15 persen. 

Angka ini melampaui rata-rata kawasan Asia Pasifik yang berada di level 14 persen.

Kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi individu maupun perusahaan dalam mengelola risiko pengeluaran kesehatan tak terduga.

Chief Health Officer Sompo Insurance, Dolly Ritonga, mengungkapkan bahwa fenomena ini telah mengubah cara pandang masyarakat terhadap proteksi kesehatan.

Di tengah tantangan biaya dan kompleksitas kebutuhan kesehatan, masyarakat kini semakin memahami pentingnya perlindungan kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan. 

"Sompo Insurance berkomitmen untuk terus menghadirkan produk yang tidak hanya memberikan perlindungan finansial, tetapi juga memudahkan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas,” ujar Dolly, Sabtu (7/2/2026).

Sebagai solusi, Sompo Insurance menawarkan Sompo HealthCare+, sebuah layanan yang dapat disesuaikan dengan skala bisnis mulai dari perusahaan besar, menengah, hingga mikro (UMKM). 

Produk ini dirancang sebagai pelengkap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari BPJS Kesehatan.

Dolly menambahkan bahwa asuransi swasta berperan menutup celah risiko finansial melalui manfaat tambahan seperti fasilitas rawat inap yang lebih luas, rawat jalan, obat-obatan khusus, hingga perlindungan penyakit kronis.

“Hal ini dapat membantu menutup celah risiko finansial akibat lonjakan biaya kesehatan,” jelas Dolly.

Hingga akhir tahun 2025, Sompo Insurance tercatat telah melayani lebih dari 300 perusahaan dan UMKM. 

Dengan peluang pasar yang masih terbuka lebar, perusahaan optimistis pertumbuhan sektor asuransi kesehatan akan terus berlanjut sepanjang tahun 2026.

Editor : Jafar Sembiring

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network