Akselerasi digital menjadi pengungkit utama pertumbuhan. Aplikasi Livin’ by Mandiri hingga akhir 2025 telah digunakan 37,2 juta pengguna, tumbuh 27 persen secara tahunan, dengan akuisisi sekitar 25 ribu pengguna baru per hari. Di segmen wholesale, Kopra by Mandiri memperkuat layanan terintegrasi bagi nasabah korporasi dan pelaku usaha.
Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah (NPL) gross terjaga di level 0,96 persen, berada di bawah rata-rata industri. Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik mencapai Rp56,3 triliun sepanjang 2025. Kinerja ini ditopang pendapatan bunga bersih Rp106 triliun serta pendapatan non-bunga Rp48,5 triliun yang tumbuh 14,5 persen YoY.
Sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp41 triliun kepada sekitar 360 ribu pelaku UMKM sepanjang 2025. Bank Mandiri juga berkontribusi pada program prioritas nasional, termasuk ketahanan pangan, pembangunan desa, serta program sosial dan lingkungan.
Di sisi keberlanjutan, portofolio pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun hingga akhir 2025, terdiri dari pembiayaan hijau dan sosial. Upaya ini memperkuat posisi Bank Mandiri dalam mendukung transisi ekonomi berkelanjutan sekaligus menjaga kinerja jangka panjang.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
