MEDAN, iNewsMedan.id - Sejumlah mitra pengemudi Bajaj Maxride di Kota Medan mencatatkan capaian finansial signifikan dengan meraih pendapatan bulanan di kisaran Rp6 juta hingga Rp7 juta. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata peran teknologi dalam menciptakan peluang ekonomi inklusif dan berkelanjutan di sektor transportasi kota.
Salah satu mitra driver, Ancin, warga Tanjung Selamat, mengaku pendapatannya tetap stabil selama hampir satu tahun bergabung. Ia menjelaskan bahwa kunci keberhasilan tersebut adalah kedisiplinan mengaktifkan aplikasi minimal delapan jam sehari.
"Selain memberikan kepastian penghasilan, kemitraan dengan Bajaj Maxride juga berdampak positif terhadap kesejahteraan keluarga kami. Di mana kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi secara berkelanjutan," ujar Ancin, Jumat (30/1/2026).
Senada dengan Ancin, Sitorus, mitra driver asal Rawa Cangkuk 3, juga meraih angka serupa. Ia menekankan pentingnya strategi di lapangan dengan berpindah lokasi secara berkala untuk menjemput peluang pesanan.
"Menurut saya, pendekatan tersebut membantu menjaga produktivitas, bahkan pada kondisi permintaan yang relatif rendah," jelas Sitorus.
City Manager Bajaj Maxride Medan, Herry, menjelaskan bahwa kisah Ancin dan Sitorus mencerminkan potensi pendapatan bagi seluruh mitra. Data internal perusahaan menunjukkan puluhan pengemudi di Medan telah mencapai penghasilan di rentang Rp5 juta hingga Rp7 juta per bulan.
“Capaian tersebut dapat diraih apabila mitra driver secara konsisten mengaktifkan aplikasi minimal delapan jam per hari dan aktif menjangkau area dengan potensi permintaan,” kata Herry.
Herry menambahkan, Bajaj Maxride berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem ekonomi digital di Medan guna membuka akses kerja bagi masyarakat luas.
"Ke depan, Bajaj Maxride akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, mendukung produktivitas mitra driver, serta menciptakan peluang penghasilan yang berkelanjutan bagi seluruh mitra," pungkas Herry.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
