MEDAN, iNewsMedan.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Medan terus berjalan seiring bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, aspek keamanan pangan masih menjadi perhatian. Dari 72 SPPG yang sudah beroperasi, baru 42 lokasi yang dinyatakan memenuhi standar dan mengantongi Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan Kota Medan.
Dinas Kesehatan menegaskan, SLHS menjadi instrumen penting untuk memastikan makanan yang diproduksi dan disalurkan melalui program MBG aman dikonsumsi serta memenuhi standar kesehatan.
Sejalan dengan itu, capaian penerima manfaat MBG di Medan juga terus bertambah. Dari target sekitar 892 ribu penerima, realisasi hingga kini tercatat 109.069 peserta didik (PD) dan 2.329 non-peserta didik (Non PD) yang telah menerima layanan MBG.
Ketua Tim Kerja P2PM-PL Dinas Kesehatan Kota Medan, Edy Yusuf, memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus keracunan makanan pada penerima MBG.
“Sampai sekarang belum ada laporan keracunan pada penerima MBG di Medan. Kita harapkan kondisi ini tetap terjaga ke depan,” ujar Edy Yusuf, Kamis (29/1).
Ia menjelaskan, Dinkes Medan melakukan pengawasan berlapis terhadap SPPG, mulai dari penyimpanan bahan pangan, proses pengolahan, kebersihan penjamah makanan, hingga distribusi makanan ke penerima manfaat.
“SPPG yang mengajukan SLHS akan disurvei langsung ke lapangan. Penerbitan SLHS dilakukan dengan persyaratan dan pengawasan ketat,” katanya.
Selain standar higiene dan sanitasi, setiap SPPG juga diwajibkan melibatkan minimal satu tenaga ahli gizi, sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN). Keterlibatan ahli gizi tersebut menjadi salah satu syarat utama dalam operasional SPPG.
Dinkes Medan mengimbau seluruh pengelola SPPG, baik yang telah beroperasi maupun yang akan beroperasi, agar segera mengurus SLHS dan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku.
“Pengelola SPPG harus mengajukan izin dan SLHS ke Dinkes. Ini penting untuk menjamin keamanan pangan dan keselamatan penerima MBG,” tegasnya.
Dengan pengawasan yang konsisten dan kepatuhan pengelola SPPG, Pemerintah Kota Medan optimistis program MBG dapat berjalan aman, berkualitas, dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan status gizi masyarakat.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
