Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengaku bangga dengan ketenangan anak asuhnya meski sempat tertinggal lebih dulu di bawah tekanan suporter lawan.
"Alhamdulillah, tidak mudah main di Aceh. Target awal kami mencuri poin, tapi syukurnya malah dapat tiga poin. Kuncinya, pemain tidak panik saat tertinggal dan tetap disiplin menjalankan filosofi permainan," ujar Eko usai laga.
Eko juga memberikan pujian khusus kepada wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, yang memimpin laga. "Wasit netral dan keputusannya adil untuk kedua tim," tambahnya.
Senada dengan pelatih, pemain PSMS Zaki Alim menegaskan bahwa hasil ini adalah buah dari kerja keras kolektif. "Semua pemain menjalankan taktik dengan baik, dan hasilnya bisa kami bawa pulang," tuturnya.
Kemenangan di Banda Aceh ini menjadi suntikan motivasi besar bagi PSMS Medan. Pasalnya, mereka sudah ditunggu jadwal berat dalam rangkaian tur berikutnya. Ayam Kinantan dijadwalkan akan menantang pemuncak klasemen Grup 1 (Wilayah Barat), Garudayaksa, pada Minggu (25/1/2026) mendatang.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
