BREAKING NEWS Aksi Heroik Bocah SD di Medan Marelan: Terseret Motor 20 Meter Demi Kejar Pencuri HP

Jafar Sembiring
Bocah SD di Medan Marelan Terseret Motor 20 Meter Demi Kejar Pencuri HP. Foto: Tangkapan Layar

MEDAN, iNewsMedan.id - Aksi berani seorang bocah perempuan berusia 9 tahun di Kota Medan berakhir memilukan. Siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) ini dilaporkan terseret sepeda motor pelaku pencurian sejauh 20 meter saat berusaha mempertahankan harta benda milik orang tuanya di Gang Prabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.

Aksi yang dilakukan bocah perempuan ini menjadi viral di media sosial. Di mana, peristiwa yang terekam kamera CCTV ini bermula pada Sabtu (10/1/2026) kemarin, ketika pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan modus berpura-pura menawarkan barang.

Saat kejadian, korban sedang berada sendirian di rumah menunggu jemputan sekolah. Kondisi pintu rumah yang tidak terkunci saat korban ke kamar mandi dimanfaatkan pelaku untuk masuk dan menggasak uang tunai serta telepon genggam milik orang tua korban.

Aksi pelaku dipergoki oleh korban yang baru keluar dari kamar mandi. Tanpa rasa takut, bocah malang tersebut mengejar pelaku yang berusaha kabur menggunakan sepeda motor. Dalam upaya menghentikan pelarian pelaku, korban memegang bagian motor hingga akhirnya tubuh mungilnya terseret di aspal jalanan sejauh 20 meter.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka lecet di bagian kaki. Bahkan, pakaian sekolah yang dikenakannya robek akibat gesekan dengan aspal.

Ayah korban, Darfan, menceritakan bahwa saat kejadian ia sebenarnya sedang dalam perjalanan untuk menjemput korban ke sekolah. Namun, ternyata sang anak sudah pulang lebih awal dan ia menemukannya dalam kondisi terluka dan trauma.

"Pelaku sempat membawa kabur HP, tapi karena takut aksinya menyeret anak saya diketahui warga, HP itu akhirnya dilempar/dikembalikan oleh pelaku sebelum dia tancap gas. Tapi uang di dalam rumah sudah berhasil dibawa kabur," ungkap Darfan, Senin (12/1/2026).

Selain membawa kabur uang, pelaku diketahui menggunakan modus klasik yaitu menawarkan barang untuk memantau situasi rumah yang sepi. Berbekal rekaman CCTV yang memperlihatkan wajah dan gerak-gerik pelaku, pihak keluarga berencana segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Medan Labuhan.

"Keluarga berharap pihak kepolisian dapat segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku agar tidak ada korban lain, terutama anak-anak di bawah umur yang menjadi sasaran kejahatan," tandas ayah korban.

Editor : Jafar Sembiring

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network