MEDAN, iNewsMedan.id— PT PLN (Persero) memastikan seluruh Rumah Hunian Danantara (Huntara) yang dibangun di Kabupaten Aceh Tamiang telah tersambung listrik secara menyeluruh. Penyediaan listrik ini menjadi bagian penting dari percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor, agar hunian yang dibangun dapat segera ditempati dengan aman dan layak oleh masyarakat terdampak.
Penyambungan listrik dilakukan seiring percepatan pembangunan Huntara yang disinergikan oleh Danantara Indonesia bersama sejumlah BUMN dan pemerintah daerah. Selain unit rumah, jaringan listrik juga disiapkan untuk mendukung operasional fasilitas umum di kawasan Huntara.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengapresiasi progres pembangunan Huntara beserta infrastruktur pendukungnya yang dinilai berjalan cepat dan terkoordinasi. Sebanyak 600 unit Huntara direncanakan akan diserahkan kepada Pemerintah Daerah pada 8 Januari 2026 untuk selanjutnya ditempati warga terdampak bencana.
“Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian dengan cepat. Semua pihak telah bekerja secara maksimal,” ujar Presiden Prabowo.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa pembangunan Huntara di Aceh Tamiang merupakan bagian dari target nasional pembangunan 15.000 unit hunian darurat di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam tiga bulan ke depan.
“Sejak awal, target pembangunan Huntara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas. Capaian hingga awal Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak, meskipun dihadapkan pada tantangan di lapangan,” kata Rosan.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
