Bencana ini berdampak paling parah di lima kecamatan. Kecamatan Tukka menjadi wilayah dengan korban jiwa terbanyak, mencatat 26 orang meninggal dunia, 505 orang luka-luka, dan 33 orang hilang. Wilayah ini juga terdampak 100%.
Empat kecamatan lain yang juga terdampak parah adalah:
1. Kecamatan Pandan: 11 orang meninggal, 2 luka parah, dan 6 hilang. Seluruh wilayah (100%) terdampak, dengan 665 orang mengungsi.
2. Kecamatan Sitahuis: 7 orang meninggal dunia. Kecamatan ini terdampak sebesar 35%.
3. Kecamatan Barus: 2 orang meninggal dunia. Tingkat kerusakan wilayah mencapai 98%.
4. Kecamatan Badiri: 1 orang meninggal dunia dan 12 orang hilang. Wilayah terdampak 100%.
Secara keseluruhan, jumlah pengungsi terus bertambah seiring dengan proses evakuasi yang berlangsung. Lokasi pengungsian telah dipusatkan di Gelanggang Olahraga (GOR) Pandan, dan dapur umum telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi.
Melihat skala kerusakan dan wilayah yang terdampak, penanganan bencana di Tapanuli Tengah telah ditingkatkan menjadi skala nasional.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
