UPDATE Banjir Tapteng: 47 Warga Tewas, 507 Luka, Kerugian Skala Nasional

Jafar Sembiring
Dampak banjir bandang dan longsor di Tapanuli Tengah (Tapteng), per Jumat (28/11/2025), mencatat 47 orang meninggal dunia dan 51 orang hilang. Foto: Istimewa

Bencana ini berdampak paling parah di lima kecamatan. Kecamatan Tukka menjadi wilayah dengan korban jiwa terbanyak, mencatat 26 orang meninggal dunia, 505 orang luka-luka, dan 33 orang hilang. Wilayah ini juga terdampak 100%.

Empat kecamatan lain yang juga terdampak parah adalah:

1. Kecamatan Pandan: 11 orang meninggal, 2 luka parah, dan 6 hilang. Seluruh wilayah (100%) terdampak, dengan 665 orang mengungsi.

2. Kecamatan Sitahuis: 7 orang meninggal dunia. Kecamatan ini terdampak sebesar 35%.

3. Kecamatan Barus: 2 orang meninggal dunia. Tingkat kerusakan wilayah mencapai 98%.

4. Kecamatan Badiri: 1 orang meninggal dunia dan 12 orang hilang. Wilayah terdampak 100%.

Secara keseluruhan, jumlah pengungsi terus bertambah seiring dengan proses evakuasi yang berlangsung. Lokasi pengungsian telah dipusatkan di Gelanggang Olahraga (GOR) Pandan, dan dapur umum telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi.

Melihat skala kerusakan dan wilayah yang terdampak, penanganan bencana di Tapanuli Tengah telah ditingkatkan menjadi skala nasional.

Editor : Jafar Sembiring

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network