JAKARTA, iNewsMedan.id- Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof. Asrorun Niam Sholeh, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi umat Katolik.
“Saya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Paus Fransiskus, sosok pemimpin Katolik yang dikenal peduli pada persaudaraan dan anti-penjajahan,” ujar Prof. Niam dalam keterangannya Senin, (21/4).
Ia berharap semangat perdamaian yang diperjuangkan Paus dapat terus dilanjutkan demi membangun persaudaraan antarmanusia. “Paus Fransiskus adalah tokoh agama dengan komitmen kemanusiaan universal. Ia mencintai sesama dan menolak segala bentuk penindasan. Kehadirannya di Indonesia dan kesepahaman dengan Grand Syekh al-Azhar membawa pesan kuat tentang perdamaian,” lanjutnya.
Guru Besar Ilmu Fikih ini menyoroti peran Paus dalam menandatangani Dokumen Persaudaraan Manusia bersama Syekh al-Azhar, sebagai upaya konkret membangun perdamaian antara Muslim dan Katolik.
“Dokumen ini harus diterjemahkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar seremoni. Umat Islam dan Katolik di Indonesia perlu menjadikannya pijakan dalam membangun harmoni,” tegas Niam.
Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan komitmen Paus Fransiskus dalam memperkuat toleransi antarumat beragama secara substansial.
Di tengah agresi brutal Israel terhadap Palestina, Prof. Niam juga mengapresiasi sikap vokal Paus dalam mengutuk penjajahan tersebut.
“Komitmen anti-penjajahan harus menjadi kesadaran bersama. Perjuangan untuk Palestina Merdeka adalah tanggung jawab kemanusiaan umat beradab,” pungkasnya.
Editor : Ismail
Artikel Terkait