Oknum TNI Serka HS Terancam Hukuman Mati, Pangdam I BB: Otak Pembunuhan di Labuhanbatu Utara

Ahmad Ridwan Nasution
Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto, memberikan keterangan terkait kasus pembunuhan Andreas Sianipar melibatkan oknum anggota TNI. Foto: Ahmad Ridwan Nasution

MEDAN, iNewsMedan.id - Kasus penculikan dan pembunuhan atas nama Andreas Sianipar yang diduga melibatkan anggota TNI Kodam I Bukit Barisan, Serka HS, terus didalami. 

Polisi Militer Kodam I Bukit Barisan telah menetapkan Serka HS sebagai tersangka. Pelaku terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto, memberikan keterangan terkait kasus ini. Dia memastikan bahwa pelaku sudah resmi menjadi tersangka dan kini ditahan di Markas Polisi Militer Kodam I Bukit Barisan.

“Setelah menjalani pemeriksaan menyeluruh, Serka HS terbukti sebagai otak pelaku dalam kasus ini. Saat ini, tersangka ditahan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Pangdam.

Sebelumnya, jenazah Andreas Sianipar ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah kubangan kebun sawit di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, pada Sabtu, 21 Desember 2024. 

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network