Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Yuk, Kenali Gejala Stroke dan Pentingnya Masa Emas Penanganan
Advertisement . Scroll to see content

Layanan Stroke, Saraf, Tulang, dan Sendi berstandart Internasional Hadir di Medan

Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:14 WIB
  • author Mayfazri
Layanan Stroke, Saraf, Tulang, dan Sendi berstandart Internasional Hadir di Medan
Layanan Stroke, Saraf, Tulang, dan Sendi berstandart Internasional Hadir di Medan. (Istimewa)

MEDAN, iNewsMedan.id – Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya Medan menghadirkan layanan unggulan berstandart internasional untuk penanganan gangguan saraf, tulang, dan sendi melalui pembukaan layanan Rawat Jalan Lantai 8. Integrasi ini memungkinkan pasien mendapatkan layanan mulai dari pemeriksaan, tindakan medis, hingga rehabilitasi dalam satu lokasi, Kamis (15/10/2026).

Layanan tersebut mencakup Neuroscience Center, Orthopaedic Center, dan Medical Rehabilitation. Pengembangan ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan spesialis, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan gangguan saraf dan sistem gerak secara menyeluruh.

Kebutuhan terhadap layanan tersebut terlihat dari data kesehatan di Sumatera Utara. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi stroke berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk berusia 15 tahun ke atas di Sumatera Utara mencapai 6,6 per 1.000 penduduk.

Sementara itu, Profil Kesehatan Sumatera Utara 2024 mencatat 250.743 kasus gangguan tulang belakang dan punggung serta 147.425 kasus pengapuran sendi pada layanan rawat jalan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL).

Neuroscience Center menyediakan layanan penanganan gangguan saraf dan pembuluh darah otak, termasuk stroke, aneurisma, tumor otak, cedera kepala, gangguan tulang belakang, dan nyeri saraf. Layanan ini didukung dokter spesialis saraf dan bedah saraf, fasilitas pemeriksaan CT Scan dan MRI, ruang tindakan neurointervensi, serta layanan kegawatdaruratan stroke selama 24 jam.

Untuk gangguan tulang dan sistem gerak, Orthopaedic Center menangani berbagai kondisi, mulai dari pengapuran sendi, cedera olahraga, kelainan tulang belakang, patah tulang, hingga kebutuhan penggantian sendi. Metode penanganan ditentukan berdasarkan kondisi klinis pasien, termasuk penggunaan teknik minimal invasif apabila sesuai dengan indikasi medis.

Adapun Medical Rehabilitation menyediakan program pemulihan bagi pasien pascastroke, pascaoperasi tulang dan sendi, cedera olahraga, serta nyeri kronis. Program rehabilitasi dirancang sesuai kebutuhan setiap pasien oleh dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi bersama tim fisioterapis, terapis okupasi, dan terapis wicara.

Editor: Chris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut