Kartu Merah Lagi! PSMS Medan Dijegal PSPS Pekanbaru 1-2
Eko menyoroti gol penentu lawan yang tercipta dari situasi bola mati dan bertekad memperbaiki kekurangan tim sebelum menghadapi Semen Padang pada pertandingan berikutnya. Ia juga mengakui kartu merah membuat rencana permainan PSMS berubah.
"Kami sebenarnya sudah bisa mengantisipasi permainan di babak pertama sebelum kartu merah terjadi. Namun, apa boleh buat, kami mendapatkan situasi yang tidak diinginkan dan harus bermain dengan 10 pemain," ujarnya.
Menurut Eko, para pemain tetap berjuang sampai menit terakhir, tetapi tim harus belajar dari kekalahan tersebut agar tidak kembali kehilangan poin menjelang pertemuan dengan Semen Padang, Sabtu (17/10/2026) mendatang.
Sementara itu, striker PSMS, Javier Siverio, juga menganggap pertandingan berjalan sulit setelah timnya kehilangan satu pemain terlalu dini.
"Kami tidak memainkan pertandingan yang buruk, tetapi memang sangat sulit ketika harus bermain dengan 10 pemain terlalu awal. Kami bermain bagus di babak kedua, mencetak gol penyeimbang, lalu ketika berupaya mencetak gol kedua, kami mendapatkan serangan balik dan kecolongan," ujar Siverio.
Editor: Jafar Sembiring