Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sukses Pertahankan WBBM, Imigrasi Medan Jadi 'Role Model' Pelayanan Publik Nasional
Advertisement . Scroll to see content

Peserta STULA PKP 2026 Tinjau Inovasi Layanan Publik di Bea Cukai Medan

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:10 WIB
  • author Jafar
Peserta STULA PKP 2026 Tinjau Inovasi Layanan Publik di Bea Cukai Medan
Sejumlah peserta Studi Lapangan PKP Angkatan I 2026 meninjau fasilitas layanan digital satu pintu di Kantor Bea Cukai Medan, Selasa (6/10/2026). Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Pelaksanaan Studi Lapangan (STULA) Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Tahun 2026 menjadi momentum bagi para peserta untuk melihat secara langsung praktik kepemimpinan dan pelayanan publik yang inovatif di lingkungan KPPBC Tipe Madya Pabean B Medan.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja (Pusjar SKMK) LAN RI Aceh, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta KPPBC Tipe Madya Pabean B Medan sebagai lokus studi lapangan.

Mengusung tema “SAKTI – Sinergi Adaptasi Kinerja, Teknologi dan Integritas”, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempelajari secara langsung bagaimana Bea Cukai Medan mengintegrasikan kinerja, pemanfaatan teknologi, integritas, dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun pengguna jasa.

Sejumlah inovasi menjadi perhatian peserta, di antaranya Tasya AI dan CEISACare, layanan digital satu pintu, janji layanan yang disertai kompensasi, Forum BIKA MEDAN, serta Klinik Ekspor “Rumah Bersama”.

Berbagai inovasi tersebut menjadi gambaran bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik tidak selalu harus dilakukan melalui terobosan yang mahal. Hal yang lebih penting adalah menghadirkan solusi yang tepat, konsisten, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta pengguna layanan.

Dari sisi capaian kinerja, KPPBC Tipe Madya Pabean B Medan mencatat seluruh 19 Indikator Kinerja Utama (IKU) melampaui target. Pada 2025, realisasi penerimaan negara mencapai 116,17 persen, indeks kepuasan pengguna jasa 120 persen, serta tingkat kepatuhan pengguna jasa mencapai 99,04 persen.

Melalui studi lapangan ini, para peserta memperoleh pembelajaran penting bahwa seorang pemimpin perlu hadir secara langsung, mampu beradaptasi terhadap perubahan, serta memanfaatkan teknologi dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut