Imigrasi Kualanamu Komit Cegah Kejahatan Lintas Perbatasan
BATU BARA, iNewsMedan.id - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Kualanamu menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan wilayah serta mencegah kejahatan lintas perbatasan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Apel Bersama Operasi Gabungan Keimigrasian yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara di Lapangan Upacara PT Inalum, Kabupaten Batu Bara.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan pesisir Selat Malaka ini berfokus pada pengawasan wilayah perairan untuk mengantisipasi potensi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), serta berbagai bentuk pelanggaran keimigrasian dan perbatasan lainnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Kualanamu, Uray Avian, hadir langsung memimpin jajarannya dalam apel yang dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan. Kegiatan ini turut diikuti oleh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi se-Sumatera Utara.
"Kantor Imigrasi Kualanamu berkomitmen penuh dan mendukung penguatan koordinasi serta sinergi antarinstansi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian di wilayah Sumatera Utara. Pengawasan wilayah perairan tidak bisa dilakukan sendiri, sehingga kolaborasi bersama seluruh pihak menjadi kunci," ujar Uray Avian, Senin (28/9/2026).
Pengawasan perairan di Kabupaten Batu Bara menjadi krusial mengingat posisinya yang strategis dan berhadapan langsung dengan Selat Malaka. Maraknya lalu lintas laut, keberadaan pelabuhan rakyat, muara sungai, serta garis pantai yang tidak seluruhnya terjangkau Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) menjadi tantangan tersendiri yang berpotensi dimanfaatkan sebagai jalur perlintasan ilegal.
Oleh karena itu, operasi gabungan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Selain jajaran Imigrasi, apel turut diikuti oleh unsur TNI Angkatan Laut, Kepolisian, Bea dan Cukai, Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Badan Intelijen Daerah (BINDA), Kementerian Perhubungan, PT Pelindo, PT Inalum, serta stakeholder terkait lainnya. Sambutan dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara, Rudy Rahmaddi.
Usai pelaksanaan apel, tim gabungan langsung bergerak melakukan aksi nyata di lapangan melalui patroli laut menggunakan dua kapal milik Bea Cukai. Patroli tersebut menyasar aktivitas orang dan barang di perairan Batu Bara untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan lintas batas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat pesisir.
Langkah strategis ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Imigrasi Sumatera Utara dalam mendukung pelaksanaan 16 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, serta mewujudkan visi "Imigrasi untuk Rakyat" yang diusung Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko.
Editor: Jafar Sembiring