get app
inews
Aa Text
Read Next : Sasar UMKM dan Pekerja Lepas, BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Morawa Gelar Gebyar Sadar Jamsostek

BPJS Ketenagakerjaan Pertajam Sinergi Daerah Demi Sasar 7,07 Juta Pekerja Potensial di Sumut

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:42 WIB
header img
BPJS Ketenagakerjaan Pertajam Sinergi Daerah Demi Sasar 7,07 Juta Pekerja Potensial di Sumut. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - BPJS Ketenagakerjaan bersama Dinas Ketenagakerjaan se-Sumatera Utara memperkuat sinergi untuk memperluas cakupan jaminan sosial bagi para pekerja. Langkah strategis ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi dan Kolaborasi Peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Sumatera Utara yang digelar di Kabupaten Samosir pada Jumat 21 Agustus 2026.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut, Kunto Wibowo, menekankan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bukanlah sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh setiap insan pekerja.

"Baiknya jaminan sosial ketenagakerjaan jangan kita lihat hanya sebagai kewajiban administratif. Ini adalah kebutuhan dasar pekerja. Setiap orang yang bekerja memiliki risiko, sehingga baik pekerja formal di perusahaan maupun pekerja mandiri di sektor informal berhak mendapat perlindungan," tegas Kunto.

Meski pekerja formal relatif mudah didorong menjadi peserta, tantangan terbesar berada di sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU), seperti petani, pedagang, nelayan, pengemudi, dan pelaku usaha mikro. Kelompok ini memiliki keterbatasan kemampuan membayar iuran sehingga memerlukan intervensi dan dukungan regulasi dari pemerintah daerah.

Berdasarkan data Sakernas eligible, terdapat potensi 7,07 juta pekerja di Sumatera Utara yang menjadi sasaran perluasan UCJ:

Target & Realisasi 2025: Target sebesar 51,08% (3,61 juta pekerja), dengan realisasi mencapai 37,31% (2,64 juta pekerja).

Capaian Tahun 2026: Target ditetapkan sebesar 49,25% (3,53 juta pekerja). Hingga Juli 2026, tercatat baru sekitar 36,10% atau 2,59 juta pekerja yang telah terlindungi.

Kunto menilai capaian tersebut menunjukkan masih tersedianya ruang yang sangat besar untuk mendorong perluasan kepesertaan di wilayah Sumatera Utara.

Perlindungan Jamsostek dinilai memiliki dampak yang sangat vital untuk mencegah keluarga pekerja jatuh ke dalam jurang kemiskinan saat terjadi musibah kecelakaan kerja atau meninggal dunia. Manfaat jaminan sosial bertindak sebagai jaring pengaman ekonomi keluarga sekaligus memberikan rasa aman bagi pekerja untuk meningkatkan produktivitas.

Guna mencapai target Universal Coverage Jamsostek, BPJS Ketenagakerjaan mendorong sejumlah langkah konkret bersama pemerintah daerah di antaranya adalah:

Penguatan Regulasi & Anggaran: Mengapresiasi Pemprov Sumut yang tengah memproses penerbitan regulasi daerah terkait perlindungan pekerja rentan.

Pengawasan Bersama: Meningkatkan kepatuhan pemberi kerja dan koordinasi intensif bersama Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota.

Program Sertakan: Mengajak berbagai pihak untuk ikut serta mengikutsertakan pekerja rentan di sekitarnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui semangat "Kolaborasi Sumut Berkah", sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa diharapkan mampu membangun ekosistem perlindungan pekerja yang solid dan berkelanjutan di seluruh pelosok Sumatera Utara.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut